Kamis, 24 Januari 2008

My Phone N Internet

Dulu pertama kali punya HP GSM Siemens C35 (2nd) dikasih adik yg pulang dari Ausie. Nasib dapat barang second, HP-nya tidak tahan lama baterai langsung drop, dibilang baterai jelek kayanya gak juga karena sudah diisi full dan malahan sudah ganti baru. Sekarang HP ini letaknya sudah tidak ketahuan lagi naruh dimana. terakhir adaptornya diminta sepupu.

Gak mau kecewa beli second, beli HP baru Siemens C55, layar kecil, hitam-putih, WAP-1. Kalo gak salah belinya dulu 1 juta 35 ribu dengan teman agen HP. Walau cuma layar B/W tapi bisa WAP, lumayan bisa chatting murah meraih di Prodigits, akses email di wap yahoo dan gmail.

Cuma lama kelamaan banyak situs yang tidak support lagi WAP-1, terpaksa cari lagi HP yang support WAP-2. Setelah pertimbangan sana sini, beli LG KG300. Menurut slogannya sih mantap "Perfect Multimedia Phone". HP ini punya kamera 2 M pixel, bisa MP3, MP4, Radio FM, micro SD dan layar 256k, bisa Java, Bluetooth dengan tambahan Flight Mode (maksudnya kalo naik pesawat telpon bisa dimatikan tapi musik, video dan kamera bisa dihidupkan). Harga beli kalo gak salah 1,5 jt-an plus beli mikro SD 1 Giga Rp. 135 rb.

Tapi menggunakan HP LG KG300 ini untuk internet bikin stress. Masalahnya untuk scrol layar lambaaaat sekali. Pernah dicoba download Mini Opera, memang agak cepat cuma problemnya tidak bisa download situs, trus terakhir coba upgrade Mini Opera ke versi 4, ternyata weleh-weleh makin hancur, lambatnya gak ketulungan!

Coba lagi beli jenis HP CDMA Samsung SCH-S179 plus bonus kartu flexi, lumayan bagus untuk internet, cuma mahal. Ganti kartu yang murah kebetulan starone baru masuk, problem ada lagi kartu starone tidak support WAP browser di samsung sehingga tidak bisa konek. Supaya tidak sia-sia cari kabel data supaya bisa internetan via komputer menggunakan fungsi modem Samsung.

Susah juga ternyata cari kabel data Samsung SCH-S179, cari di gerai tidak ada, cari di internet gak ada yg jual di indonesia kalo diluar negeri banyak. Terpaksa ke Samsung Center di bundaran Kayu Tangi. Ternyata barang kosong dan harus pesan. Dari pada susah nyarinya ya terpaksa dipesan dan baru 1 minggu barangnya datang dan itupun untuk softwarenya kita harus bawa CDR kosong. Harga beli HP CDMA ini sekitar Rp. 1,4 jt-an plus mikro SD 1 Giga Rp. 125 rb

Instalasi driver modem samsungnya sih mudah saja tinggal jalankan setup.exe di folder USB Driver. Setelah selesai instalasi, colokkan kabel data ke port USB dan otomatis komputer akan mendeteksi modem pada salah satu portnya. Terakhir setting DUN (Dial Up Networking).

Kalau diperhatikan, aksesnya sih lumayan cepat, cuma browsingnya tidak bisa dibawa kemana-mana. Padahal itu yang penting kita bisa konek internet dimana dan kapan saja walaupun dengan koneksi terbatas. Ya sudah, coba cari alternatif lain coba beli HP GSM lagi. Alasannya sih bisa konek ke internet di mana saja selama ada sinyal.

Setelah menimbang dan sebagainya serta browsing sana sini, akhirnya memutuskan pilihan jatuh kepada Sony Ericsson K610i . Dengan pertimbangan ada Email Client, Java, support blogspot dan google, 3G, Multimedia, Kamera 2Mpix, Bluetooth Stereo dan harganya relatif murah 1,49 jt tanpa memori stick, cuma warnanya itu agak norak, red-silver (katanya sih trend 2008).

Setelah HP dibeli sampai rumah langsung di ces 4 jam (menurut nasihat yg jual HP). Setting sana-sini, baca manual eh ternyata di manual tidak ada cara setting WAP. Terpaksa trial-error termasuk setting dengan OTA. Kebetulan pake IM3 untuk menggunakan OTA kirim SMS pesan "GPRS SE k610i" dan dikirm ke 3939 (sesuai petunjuk operator). Lama ditunggu sampai ada pemberitahuan bahwa sistem OTA lagi down.

Setelah seharian tidak juga berhasil kayanya harus minta bantuan prof Google! Hidupkan komputer gunakan modem samsung via kabel data, aktifkan DUN jalankan Firefox, browsing sebentar dengan Google, ehehehe ternyata settingnya gampang sekale,
caranya untuk SE K610i:
1. Masuk situs Sony Ericsson klik di sini
2. Pilih Country -> Indonesia
3. Pilih operator kartu
4. Pilih Type HP. Next
5. Isi nomor kartu telpon sebaiknya menggunakan awalan +62. Next
6. Konfirmasi nomor kartu telpon. Next
7. Ketik angka/huruf sesuai gambar yang tampil (captcha). Next
8. Catat kode aktifasi yang tampil.
9. Tunggu beberapa saat pada HP sampai ada permintaan untuk mengeksekusi sebuah program. Pilih ya.
10. Isikan kode aktifasi kalau diminta.
11. Buka browser dan langsung Online.

Di situs tesebut juga tersedia settingan untuk MMS dan Email. Untuk setting sama seperti cara di atas.

Ternyata dengan HP tsb cek email di Google sangat mudah tinggal download aplikasi Email-Java di Google dan wus-wus kita langsung bisa masuk inbox atau bikin email.

Selasa, 15 Januari 2008

Tahu Tempe

Tahu adalah makanan yang dibuat dari kacang kedelai yang difermentasikan dan diambil sarinya. Tahu merupakan salah satu makanan tradisional yang populer. Selain rasanya enak, nilai gizinya tinggi dan beberapa minggu yang lalu (in memorium) harganya murah meriah. Hari ini seperti yang diberitakan oleh berbagai media, produsen tahu banyak yang terancam gulung tikar .

Penyebab terancam gulung tikar produsen tahu karena disebabkan harga kedelai putih yang melonjak harganya dari Rp. 4000 menjadi Rp. 7.000 s/d Rp. 9.000 per kg. mengantisipasi kenaikan tersebut solusinya dengan menaikkan harga tahu menjadi 2 kali lipatnya juga. Tapi itu tidak mungkin dilakukan karena dengan kenaikan dua kali lipat harga tersebut maka tahu bersaing dengan bahan sumber protein hewani seperti telur. Padahal tahu digembar gemborkan sebagai bahan makanan sumber protein tinggi harga murah dengan nilai gizi protein sama dengan nilai gizi protein dari bahan hewani yang harganya relatif agak mahal.

Solusi lain adalah menurunkan harga kedelai, seperti yang diminta para produsen tempe yang berunjuk rasa ke Istana Negara . Tapi sepertinya pemerintah tidak mampu karena bahan dasar tahu dan tempe adalah kedelai putih yang diimpor dari Amerika, paling tinggi pemerintah hanya mampu menurunkan Pajak Import untuk kedelai itupun hanya 10% atau hanya akan menurunkan harga Rp.700 - Rp.900 saja.

Setelah didera bencana alam yang silih berganti kini pemerintah harus berfikir keras bagaimana mencari solusi kenaikan harga kedelai ini. Karena kedelai merupakan salah satu sumber gizi protein nabati utama di Indonesia, ,jangan sampai jumlah penderita Gizi buruk di Indonesia bertambah karena masalah tersebut.

Menurut Wikipedia, kedelai putih (untuk bahan tahu/tempe) merupakam tanaman sub tropis yang dikembangkan di Amerika sejak tahun 1910 dan sekarang merupakan penghasil terbesar kedelai dunia. Bagaimana di Indonesia, menurut pencarian Prof Google, dari banyak link yang tampil hampir semua mengutip di http://id.wikipedia.org/wiki/Kedelai dengan kesimpulan Pengembangan sulit dilakukan karena belum berhasil sepenuhnya mengubah sifat fotosensitif kedelai putih. Nah sekarang ini tugas orang-orang pintar di Indonesia (bukan dukun lho) gimnana caranya supaya kedelai putih cocok ditanam di Indonesia jangan cuma teriak-teriak aja boikot produk Amerika, kenyataannya tiap hari makan tahu/tempe yang kedelainya dari Amerika! Makanya kenapa orang Indonesia itu benci tapi rindu dengan Amerika karena darah daging di badannya berasal dari tanah Amerika.

Menurut Pembakal sih semua bisa dicari solusinya asal kreatif, cuma untuk berfikir kreatif harus diimbangi dengan konsumsi bahan makanan yang bergizi, nah karena sumber protein gizi tingginya sudah langka maka memang sulit berfikir kreatif.
Apa logikanya memang begitu ya?


Rabu, 02 Januari 2008

Muhasabah

Bermegah-megahan telah melalaikan kamu
sampai kamu masuk ke dalam kubur.
Janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui (akibat perbuatanmu itu),
dan janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui.
Janganlah begitu, jika kamu mengetahui dengan pengetahuan yang yakin,
niscaya kamu benar-benar akan melihat neraka Jahiim,
dan sesungguhnya kamu benar-benar akan melihatnya dengan 'ainul yaqin,
kemudian kamu pasti akan ditanyai pada hari itu tentang kenikmatan (yang kamu megah-megahkan di dunia itu).

(QS At Takaatsur 1 s/d 8)